Hari ini akan aku ingat.
Hari ini akan aku kenang.
Itu sebabnya aku menulis.
Setelah berjuang beberapa saat lamanya, akhirnya panggilan sayang itu kembali. Aku tersenyum. Untukmu mungkin tak ada artinya, untukku itu segalanya. Seberkas cahaya yang menunjukkan bercak-bercak perjuangannya.
Kristus, perjuanganku tak sia-sia.
Kau mungkin masih tak mampu mengatakannya. Kalimat sederhana yang saat ini jika aku mendengarnya, aku akan menjadi manusia paling berbahagia.
"Aku sayang kamu."
"Aku merindukanmu."
Ah, tak mengapa. Setidaknya panggilan sayang itu telah kembali. Itu cukup buatku.
Si Eks Parasit Lajang berkata, kisah Abram dan Sarai mengisahkan orang yang berharap pada pertolongan Tuhan. Maka kini memanglah benar kata si Eks Parasit Lajang, aku hanya bisa mengharap pertolongan Kristus.
Minggu, 28 Februari 2016
Langganan:
Komentar (Atom)